Gadis itu pun tersadar, Mungkin kah itu adalah aku? Si gadis malang pemburu pelangi itu, mungkinkah itu aku? Tapi aku tak terlalu peduli dengan dimensi diantara aku dan gadis itu. “Aku harus tetap menemukan pelangi” hanya itu yang bisa aku katakan dalam kelabu nya embun-embun ini.
Aku cukup yakin bahwa berdiam diri dalam gubuk tua ini takkan membuahkan apapun, aku harus tetap berlari apapun yang terjadi, walau tanpa arah? Ahh aku percaya pada hatiku. Keluar dari gubuk ternyata benar-benar bukan perkara yang mudah.. Aku takut,, tapi aku selalu tau... Menyerah bukanlah pilihan. Aku selalu tau apa yang aku rindukan.. Pelangiku.
Selasa, 04 Februari 2014
Minggu, 02 Februari 2014
Hati dalam Pesisir
Pernah kah ombak menghentikan gerakan bergelombang nya? Pernahkah pohon2 ber-akar lutut itu berpindah pindah dari tempatnya? atau pernahkah burung-burung Piscivore itu tidak peduli pada genangan dinamis dibawah dia mengepakkan sayap? Mangrove? Lamun? Terumbu karang? Ahh,, aku selalu berharap itu aku.. ahh aku selalu berharap itu aku.. dan akankah itu semua menjadi diriku?
Kadang aku selalu berdoa supaya hati ini seperti terumbu karang,, terlihat indah, berbagi warna dengan alam,, dan menenangkan. Tapi,, dia tidak pernah lelah menentang ombak.. siapa pun tidak pernah meragukan tegar nya sebuah terumbu karang.. Kuat,, dan tak pernah bergeming. hihi tak apa,, kuat namun tetap indah itu bukanlah sebuah dosa kan? Lalu perlahan menarilah ratusan ikan dalam celah2 nya,, menjadikan terumbu karang itu berarti,, iya,, menjadikan hati ini berarti.
Kamis, 06 Juni 2013
Hari lingkungan hidup : Cisempur pun bersuara..
Hui,, lama banget rasanya udah gak nulis lagi di blog ini yaa,, maklum, seluruh hasrat gw untuk menulis biasanya telah tertumpah pada pembahasan laporan praktikum yang terus menerjang. Jadi weh gw udah jarang nulis di blog lagi.
Sekarang mau bahas apa ya ? berhubung gw adalah orang galau yang buta akan tanggal kalender masehi, maka saat ini gw memberanikan diri melihat pojok kanan bawah dari layar mini laptop gw tercinta ini dan voila, ternyata udah tanggal 6 juni 2013, yang artinya gw berada dalam rentang antara hari lingkungan hidup sedunia pada tanggal 5 juni dan ocean day pada tanggal 8 juni. Oke, maka gw putuskan untuk sedikit menyinggung itu.
Lingkungan hidup ya ? gw suka rada merinding kalo ngebahas ini. Kenapa? karena gw jadi kepikiran sama anak cucu gw nanti,,, dan kalo inget tentang anak cucu, maka gw pun keingetan sama anak2 SDN cisempur yang kece kece dan ngangenin *kok gw random sih*.
Sekarang mau bahas apa ya ? berhubung gw adalah orang galau yang buta akan tanggal kalender masehi, maka saat ini gw memberanikan diri melihat pojok kanan bawah dari layar mini laptop gw tercinta ini dan voila, ternyata udah tanggal 6 juni 2013, yang artinya gw berada dalam rentang antara hari lingkungan hidup sedunia pada tanggal 5 juni dan ocean day pada tanggal 8 juni. Oke, maka gw putuskan untuk sedikit menyinggung itu.
Lingkungan hidup ya ? gw suka rada merinding kalo ngebahas ini. Kenapa? karena gw jadi kepikiran sama anak cucu gw nanti,,, dan kalo inget tentang anak cucu, maka gw pun keingetan sama anak2 SDN cisempur yang kece kece dan ngangenin *kok gw random sih*.
Kamis, 16 Mei 2013
perkonsepan nikmat ? :p
Hu ha.. :D Balik lagi dalam kegalauan dan jungkir balik dunia egg.. kenapa galau ? sederhana.. karena memang gw mendefinisikan kesenjangan antara kenyataan dengan keinginan dengan kata itu. Kenapa jungkir balik ? karena emang dunia gw adalah dunia flat yang jauh dari dinamika kehidupan namun beputar2.. karena untuk berputar putar gak harus pindah tempat kan ? :p
Beberapa hari yang lalu, gw sempet berjungkir balik dalam sebuah pernyataan yang menyatakan bahwa "Setiap apa yang ada dalam dunia ini memiliki konsep yang jelas dan sistematis". dulu gw pikir pernyataan itu adalah pernyataan yang benar. Namun bukan kehidupan namanya kalau ia tidak mendidik siapapun yang menjalani nya. of course, belakangan ini gw baru sadar akan sesuatu yang benar2 tidak berkonsep.. dipikirin kayak gimana juga lu gak bakalan bisa menemukan konsep apapun didalamnya,, ya setidaknya dalam pikiran gw.. :P
Beberapa hari yang lalu, gw sempet berjungkir balik dalam sebuah pernyataan yang menyatakan bahwa "Setiap apa yang ada dalam dunia ini memiliki konsep yang jelas dan sistematis". dulu gw pikir pernyataan itu adalah pernyataan yang benar. Namun bukan kehidupan namanya kalau ia tidak mendidik siapapun yang menjalani nya. of course, belakangan ini gw baru sadar akan sesuatu yang benar2 tidak berkonsep.. dipikirin kayak gimana juga lu gak bakalan bisa menemukan konsep apapun didalamnya,, ya setidaknya dalam pikiran gw.. :P
Kamis, 21 Maret 2013
How to classify an un-touch-able person in social
Gw belakangan ini heran dengan cara bagaimana gw berpikir. Cara berpikir gw tuh nyusahin tau gak, bahkan beberapa hari ini gw kepikiran mengenai sedikit konsep dunia sosialita. Tenang2,, bukan sebuah konsep serius yang memusingkan. Tapi tetep aja selalu kepikiran dan bikin susah, hahaha.
Tampaknya otak gw sudah mulai berontak dan terus menawarkan konsep mengenai kaum sosialita yang ternyata adalah seorang antisosial. Yeah, you know, sebuah sebutan sederhana bagi mereka yang memiliki sedikit teman atau jaringan pertemanan. "kurang gaul", mungkin kata itu bisa di sinonimkan dengan apa itu yang disebut antisosial.
(Anti sosial dalam sosiologi memiliki arti yang sangat berbeda, jadi jangan dianggap serius,, artikel ini sangat tidak valid untuk dikatakan ilmiah).
Minggu, 17 Maret 2013
teori kenapa gw masih jomblo
Dunia itu makin gak bener gak sih ? Kemaren gw baru baca salah satu koran lokal yang beredar di kawasan jatinangor, yap.. kawasan yang galau sebenernya. Kawasan Sumedang yang pengen2 banget diakui masuk ke daerah bandung. hha :P. Nah seperti biasa, sajian koran weekend itu biasanya lain daripada yang lain. Koran sabtu dan minggu itu biasanya menyajikan suatu rubik-rubik yang biasanya gak kita dapetin di hari lain. Salah satunya apa? Rubik teenager.
Yap, gw dengan tampang tua menjelang om om pun dengan lues nya ngebaca rubik teenager. Sampe gw tiba pada salah satu artikel yang bunyi nya begini nih
Pacaran Bersama Kakak Kelas
Easy easy, itu gak terlalu begitu mengagetkan, walau emang sebenernya gw pikir gak penting juga sih koran lokal nampilin artikel dengan judul alay begitu. Tapi yang bikin gw lebih kaget lagi adalah, narasumber yang di tampilkan nya bro. Lu bayangin.. kalo gak salah nama narasumber nya Jessica dan jelita (bukan nama sebenarnya, karena asli nya gw lupa namanya :P ) yang bikin gw kaget adalah jessica adalah seorang wanita berumur 11 tahun, dan jelita adalah wanita berumur 10 tahun. Dalem hati gw ya,, gw dulu umur 10-11 tahun main kelereng juga belum jago, make baju juga masih acak2an, mau tidur juga di kelonin kayaknya. Tapi si jesicca sama jelita ini umur segitu justru udah jadi seorang narasumber yang mengisi suatu artikel dengan judul wadaw di atas, disebuah koran lokal di Bandung (ehem Sumedang).
Selasa, 29 Januari 2013
just Jaboodde (part 1)
Pernah tau istilah jabodetabek ? yoa, itu adalah kompilasi dari 5 daerah gila yang berkolaborasi untuk membentuk suatu sindikat pembuat masalah masalah perkotaan. so, buat you you semua yang pada pengen jadi guru besar dalam bidang apapun, maka jabodetabek adalah tempat yang baik untuk belajar. Lu bisa bayangin kan berjuta juta ahli telah didatangkan ke jabodetabek.. tapi itu daerah tetep aja bgitu2 mulu.. kumuh.. banjir.. gak ada ruang hijau.. ledakan populasi penduduk.. beuhh segala masalah ada disana, mulai dari masalah lingkungan.. ekonomi.. infrastruktur hijau.. banyak weh lah.
Tapi gw punya sedikit cerita nih.. ini adalah beberapa alasan gw sebenernya cukup membenci daerah tempat gua tinggal.. yoap suatu daerah yang berkonotasi dengan JaBoDe doang (inget yaa baca nya pake logat india,, jadi jabooooddde . dengan qalqalah kubra di akhir kalimat). Yaa pada dasarnya gw adalah seorang warga negara indonesia.. berdomisili di kabupaten bogor.. namun biasanya tinggal di jatinangor sumedang. Soo.. sekarang gw sedang liburan kuliah, yang artinya gw balik ke kabupaten bogor (letaknya pertengahan antara kota bogor dan kota depok). Gw balik tentu saja tengan tampang bodoh bla bla bla..tanpa tau ternyata gw pulang ke kolaborasi 5 daerah yang bermasalah. Mesti begitu.. lupakan tangerang dan bekasi, karena gw emang gak pernah berurusan sama mereka.. ahaha :P
Kalian semua pasti tau kan bahwa di jakarta itu ada siklus banjir 5 tahunan? suatu fenomena yang aneh ya, dikala banjir aja ada siklus nya.. jadi banjir nya nunggu dulu sampe lima tahun, baru deh jadi banjir.. ahahahaha *skip. Nah sialnya, akhir 2012 - awal 2013 ini menjadi waktu dimana siklus banjir 5 tahunan itu memunculkan diri.. haha gw jadi tegang banget ini,, kayak di sinetron2 banget ini "banjir yang gusar" . skip, lupakan sinetron kembali ke pokok permasalahan nya. Pada kenyataan nya tentu saja pemerintah jakarta gak bakalan diem aja menikmati siklus banjir besar yang mengancam daerah nya . maka, penyebab banjir haruslah diredam. penyebabnya apa ? okeh.. ada yang tau tentang banjir kiriman? ini adalah penyakit rutin yang biasanya terjadi pada daerah hilir dari suatu DAS (Daerah Aliran Sungai). So ini semacam pelimpahan dosa dari hulu sungai ke hilir sungai.
Gw kasih ilmu fisika ke lu semua ya.. Apabila ada air yang berada di tempat yang lebih tinggi dalam suatu bidang miring, maka air itu akan mengalir ke tempat yang lebih rendah (Guru SD, beberapa tahun yang lalu) . Analogi yang sama juga berlaku pada kali ciliwung, hujan lebat di bogor.. yang banjir justru di Jakarta. Oleh karena itu diciptakanlah sistem pendeteksi banjir.. namanya adalah EDS (Early Detection System) , caranya adalah pemasangan sensor di daerah sub DAS, misalnya aja untuk ciliwung pemasangan dapat dilakukan di bendungan katulampa (bogor), Depok, Manggarai dan sunter utara. Apa yang dicatat oleh itu radar ? of course curah hujan dan tinggi muka air. Kalo udah kelewat tinggi yaa, maap aja. daerah di jakarta harus diberikan peringatan akan kedatangan banjir.. ahahaha :D
Masalah nya bukan disini kawan, yang parah adalah teknologi yang kedua.. Namanya adalah TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca). TMC adalah teknologi yang dapat mengatur apakah suatu awan akan hujan atau tidak. Caranya gimana ? awan itu bakalan di taburin NaCl yap garam men.. garam dengan ukuran 2-3 mikron. Apa yang akan terjadi? garam melakukan hidrasi ion (temen gw yang udah ngambil matkul mikrobio pasti ngerti ini apa maksudnya :P). Maka singkat cerita uap air bakalan ketarik sama garem, yang akhirnya membentuk butiran air yang akihirnya malah jadi ujan. Pertanyaan nya adalah kok buat ngatasin banjir malah dikasih ujan ? begitu kan ? emang penaburan garam ke awan bisa menimbulkan hujan . tapi hujan nya dilakukan diluar jangkauan DAS dari sungai2 yang bermuara di Jakarta. Sehingga yang harusnya hujan di jakarta dan sekitarnya, malah hujan di tempat lain ahaha.
Mungkin itulah penyebab kenapa di jatinangor itu ujan terus sampe gw mau berangkat kuliah aja susah.. dan begitu gua balik ke bogor ternyata cuaca nya panas terik menusuk kulit. Ternyata hujan nya dipindahin ahaha. Dan telisik punya telisik ternyata semenjak TMC ini dilaksanakan, gw mulai ngeliat berita tentang banjir di belahan pulau jawa yang lain nih.. ahaha gw mulai curiga tentang adanya konspirasi nih. Dimana banjir di jakarta di halau dan justru diturunkan di daerah2 yang tiba2 mendadak banjir itu . Jadi semacam pemerataan bencana gtu.. huahahahaha :P :D .
Itulah buruk nya Jaboodde (kembali dengan logat india). menurut gw pribadi, teknologi EDS adalah teknologi yang tepat guna. suatu peringatan akan datang nya banjir tentu saja membawa dampak yang baik bagi daerah penderita banjir. Karena udah ada peringatan berarti ada persiapan dong :D .
yang gw kurang setuju itu TMC , entah kenapa gw daridulu tuh benci ngeliat orang ngotak atik alam.. huahahaha udah ditakdirkan hujan malah melawan hujan.. Sampe gw tuh sebenernya curiga ya jangan2 di masa depan bukan cuman ada hujan asam doang, lama2 ada hujan asin juga .. ahaha ya awan nya di taburin garem mulu.. gimana coba ? nanti danau2 di atas gunung salinitas nya juga jadi tinggi gara2 kena ujan asin, terus biota nya gak cocok dan sebagainya. pokoknya modifikasi alam itu kata2 tabu deh dikepala gw.. :P
konsep dasar dari banjir adalah genangan yang timbul akibat sistem drainase yang kurang baik. Itu udah jelas2 ada kata "akibat sistem drainase yang kurang baik".. jadi bagusin drainase nya jangan modifikasi hujan nya.
Tapi ini Pekerjaan berat sih emang.. untuk rencana jangka pendek memang solusi yang bagus.. tapi jangan dilakuin terus2an yak.. ahahaha :D
Alam berjalan dengan roda nya.. roda yang seimbang.. memodifikasi nya hanya akan menimbulkan ketimpangan dari keseimbangan nya.. be aware.
owh iya.. sukses terus buat BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dengan trobosan trobosan teknologi nya yang luar biasa.. ahahaha salut ane.. :D
Ditengah teriknya siang
-Mr.Egg-
Tapi gw punya sedikit cerita nih.. ini adalah beberapa alasan gw sebenernya cukup membenci daerah tempat gua tinggal.. yoap suatu daerah yang berkonotasi dengan JaBoDe doang (inget yaa baca nya pake logat india,, jadi jabooooddde . dengan qalqalah kubra di akhir kalimat). Yaa pada dasarnya gw adalah seorang warga negara indonesia.. berdomisili di kabupaten bogor.. namun biasanya tinggal di jatinangor sumedang. Soo.. sekarang gw sedang liburan kuliah, yang artinya gw balik ke kabupaten bogor (letaknya pertengahan antara kota bogor dan kota depok). Gw balik tentu saja tengan tampang bodoh bla bla bla..tanpa tau ternyata gw pulang ke kolaborasi 5 daerah yang bermasalah. Mesti begitu.. lupakan tangerang dan bekasi, karena gw emang gak pernah berurusan sama mereka.. ahaha :P
![]() |
| Banjir |
Kalian semua pasti tau kan bahwa di jakarta itu ada siklus banjir 5 tahunan? suatu fenomena yang aneh ya, dikala banjir aja ada siklus nya.. jadi banjir nya nunggu dulu sampe lima tahun, baru deh jadi banjir.. ahahahaha *skip. Nah sialnya, akhir 2012 - awal 2013 ini menjadi waktu dimana siklus banjir 5 tahunan itu memunculkan diri.. haha gw jadi tegang banget ini,, kayak di sinetron2 banget ini "banjir yang gusar" . skip, lupakan sinetron kembali ke pokok permasalahan nya. Pada kenyataan nya tentu saja pemerintah jakarta gak bakalan diem aja menikmati siklus banjir besar yang mengancam daerah nya . maka, penyebab banjir haruslah diredam. penyebabnya apa ? okeh.. ada yang tau tentang banjir kiriman? ini adalah penyakit rutin yang biasanya terjadi pada daerah hilir dari suatu DAS (Daerah Aliran Sungai). So ini semacam pelimpahan dosa dari hulu sungai ke hilir sungai.
Gw kasih ilmu fisika ke lu semua ya.. Apabila ada air yang berada di tempat yang lebih tinggi dalam suatu bidang miring, maka air itu akan mengalir ke tempat yang lebih rendah (Guru SD, beberapa tahun yang lalu) . Analogi yang sama juga berlaku pada kali ciliwung, hujan lebat di bogor.. yang banjir justru di Jakarta. Oleh karena itu diciptakanlah sistem pendeteksi banjir.. namanya adalah EDS (Early Detection System) , caranya adalah pemasangan sensor di daerah sub DAS, misalnya aja untuk ciliwung pemasangan dapat dilakukan di bendungan katulampa (bogor), Depok, Manggarai dan sunter utara. Apa yang dicatat oleh itu radar ? of course curah hujan dan tinggi muka air. Kalo udah kelewat tinggi yaa, maap aja. daerah di jakarta harus diberikan peringatan akan kedatangan banjir.. ahahaha :D
Masalah nya bukan disini kawan, yang parah adalah teknologi yang kedua.. Namanya adalah TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca). TMC adalah teknologi yang dapat mengatur apakah suatu awan akan hujan atau tidak. Caranya gimana ? awan itu bakalan di taburin NaCl yap garam men.. garam dengan ukuran 2-3 mikron. Apa yang akan terjadi? garam melakukan hidrasi ion (temen gw yang udah ngambil matkul mikrobio pasti ngerti ini apa maksudnya :P). Maka singkat cerita uap air bakalan ketarik sama garem, yang akhirnya membentuk butiran air yang akihirnya malah jadi ujan. Pertanyaan nya adalah kok buat ngatasin banjir malah dikasih ujan ? begitu kan ? emang penaburan garam ke awan bisa menimbulkan hujan . tapi hujan nya dilakukan diluar jangkauan DAS dari sungai2 yang bermuara di Jakarta. Sehingga yang harusnya hujan di jakarta dan sekitarnya, malah hujan di tempat lain ahaha.
![]() |
| Garam |
Mungkin itulah penyebab kenapa di jatinangor itu ujan terus sampe gw mau berangkat kuliah aja susah.. dan begitu gua balik ke bogor ternyata cuaca nya panas terik menusuk kulit. Ternyata hujan nya dipindahin ahaha. Dan telisik punya telisik ternyata semenjak TMC ini dilaksanakan, gw mulai ngeliat berita tentang banjir di belahan pulau jawa yang lain nih.. ahaha gw mulai curiga tentang adanya konspirasi nih. Dimana banjir di jakarta di halau dan justru diturunkan di daerah2 yang tiba2 mendadak banjir itu . Jadi semacam pemerataan bencana gtu.. huahahahaha :P :D .
Itulah buruk nya Jaboodde (kembali dengan logat india). menurut gw pribadi, teknologi EDS adalah teknologi yang tepat guna. suatu peringatan akan datang nya banjir tentu saja membawa dampak yang baik bagi daerah penderita banjir. Karena udah ada peringatan berarti ada persiapan dong :D .
yang gw kurang setuju itu TMC , entah kenapa gw daridulu tuh benci ngeliat orang ngotak atik alam.. huahahaha udah ditakdirkan hujan malah melawan hujan.. Sampe gw tuh sebenernya curiga ya jangan2 di masa depan bukan cuman ada hujan asam doang, lama2 ada hujan asin juga .. ahaha ya awan nya di taburin garem mulu.. gimana coba ? nanti danau2 di atas gunung salinitas nya juga jadi tinggi gara2 kena ujan asin, terus biota nya gak cocok dan sebagainya. pokoknya modifikasi alam itu kata2 tabu deh dikepala gw.. :P
konsep dasar dari banjir adalah genangan yang timbul akibat sistem drainase yang kurang baik. Itu udah jelas2 ada kata "akibat sistem drainase yang kurang baik".. jadi bagusin drainase nya jangan modifikasi hujan nya.
Tapi ini Pekerjaan berat sih emang.. untuk rencana jangka pendek memang solusi yang bagus.. tapi jangan dilakuin terus2an yak.. ahahaha :D
Alam berjalan dengan roda nya.. roda yang seimbang.. memodifikasi nya hanya akan menimbulkan ketimpangan dari keseimbangan nya.. be aware.
owh iya.. sukses terus buat BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dengan trobosan trobosan teknologi nya yang luar biasa.. ahahaha salut ane.. :D
Ditengah teriknya siang
-Mr.Egg-
Langganan:
Postingan (Atom)

